Ini Sejarah Terbentuknya Bintaro Jaya

0

Bintarnline.id – Bintaro Jaya saat ini bisa dibilang sebagai kawasan pemukiman elit dengan pusat bisnis yang menjanjikan. Pertumbuhan daerah yang menjadi perbatasan Jakarta-Tangerang ini kian pesat dari waktu ke waktu.

Bagi sebagian orang, Bintaro dikenal sebagai surga wisata kuliner. Selain itu, daerah yang memiliki sektor 1 hingga 9 ini juga memiliki mall besar yang setiap minggunya menampilkan hiburan yang menarik.

Namun, apakah kalian tahu sejarah dari Bintaro Jaya? Untuk warga yang sejak lahir tinggal Bintaro, mungkin sedikitnya mengetahui cikal bakal terbentuknya Bintaro.

Seperti dikutip Wikipedia, Bintaro Jaya adalah suatu kota mandiri yang dikembangkan PT. Jaya Real Property, yang dahulunya bernama PT Bintaro Jaya.

Kota kecil ini dibangun pertama kali pada tahun 1979. Bintaro kian maju kala pembangunan terus gencar dilakukan oleh PT Jaya Real Property.

Bintaro menjadi daerah populer dengan tuntasnya proyek Jalan Tol Ulujami-Serpong. Kota mandiri ini pertama dikembangkan di Kota Jakarta Selatan yang meluas ke Kota Tangerang Selatan.

Saat ini Bintaro memiliki luas mencapai 1000 hektar. Luas tersebut terdiri dari beberapa wilayah kelurahan Bintaro Jakarta Selatan, Sektor 1-9, dan Graha Raya.

Nama Bintaro sendiri diambil dari nama Kelurahan Bintaro yang juga mengambil nama tanaman Bintaro (Cerbera manghas). Sedangkan Jaya berasal dari nama pengembangnya.

Pada saat itu, dibawah proyek pengembangan perusahaan PT Jaya Real Property Tbk, Bintaro adalah daerah pertama yang memperkenalkan konsep “kota taman” di Indonesia.

Dua puluh enam tahun kemudian, Bintaro Jaya memakai slogan “The Professional’s City” untuk mencerminkan strategi pemasarannya sebagai hunian pilihan bagi kaum intelektual dan profesional Jakarta.

Fasilitas pendukung, lingkungan fisik dan sosial, dirancang dengan baik untuk memenuhi kebutuhan warganya akan hunian yang nyaman untuk ditinggali.

Kini Bintaro telah berumur 38 tahun. Pertumbuhan perekonomiannya pun semakin maju dengan adanya mall atau pusat perbelanjaan besar, hotel, apartemen, pusat perkantoran, hingga ratusan restoran.

Teks Yudianto
 

Share Berita ini:

Leave A Reply