BPKAD Kota Tangsel Luncurkan Aplikasi SIAP-BMD dan SP2D Online

0

Bintaronline.id – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melaunching dua aplikasi yaitu Sistem Aplikasi Pengelolaan Barang Milik Daerah (SIAP-BMD) dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online di Aula Lantai 4, Balaikota Tangsel, Selasa (21/11).

Kegiatan yang bertema “Mewujudkan Kota Tangsel Berinovasi dan Berteknologi” ini turut dihadiri oleh Direktur Jendral Bina Keuangan Daerah Kementrian Dalam Negeri, Syarifuddin, Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, dan Kepala Cabang Bank BJB BSD, Edi Kurniawan Saputra.

Warman Syanudin selaku Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Tangsel mengatakan, aplikasi SIAP – BMD disusun sesuai dengan pedoman pengelolaan daerah. Sehingga dengan adanya aplikasi ini pengelolaan barang milik daerah bisa didata mulai dari validasi data awal, pengelolaan barang hingga input datang barang.

“Aplikasi ini nanti akan terintegrasi dengan Simral dan akan memudahkan serta melancarkan tugas kita dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah,” kata Warman.

Lebih lanjut Warman menambahkan, Aplikasi SP2D Online yang menggunakan pihak ketiga ini sudah dibayarkan dan  sudah bisa diterapkan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Tangsel.

Sistem ini terpilih menjadi salah satu daerah yang mendapat kepercayaan dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Hal tersebut diungkapkan oleh Syarifuddin, Plt Direktur Jendral Bina Keuangan Daerah Kemendagri. Menurutnya, Pemkot Tangsel berkomitmen menerapkan dan mengimplentasikan aplikasi tersebut dalam langkah untuk reformasi pengolaan barang milik daerah.

“Pengelolaan barang milik daerah menjadi isu yang selalu hangat bagi setiap pemerintah daerah saat audit. Tentunya aplikasi ini menjawab secara perlahan hal tersebut agar penataan barang milik daerah baik dan benar,” ungkapnya.

Ia pun mengatakan Kota Tangsel menjadi salah satu daerah yang mempiloti dalam penerapan penggunaan Aplikask SIAP-BMD ini.

“Tangsel menjadi salah satu piloting dalam penerapan aplikasi ini karena saya tau bahwa Ibu Walikota merupakan salah satu kepala daerah yang mempunyai komitmen yang kuat serta inovatif. Karena saya yakin sebaik apa pun usaha akan sia-sia jika tidak ada komitmen,” jelasnya.

Dalam penerapannya pemerintah daerah tidak perlu repot untuk menyediakan biaya untuk infrastruktur seperti server. Karena  server dari SIAP-BMD ini merupakan ada di Kemendagri dan pemerintah daerah bisa memanfaatkannya melalui website http://bmd-kemendagri.id.

Sementara itu Airin Rachmi Diany Walikota Tangsel dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan bagi Kota Tangsel untuk menerapkan SIAP-BMD agar bisa membantu pengelolaan barang dan aset milil daerah yang sudah terintegrasi.

“Aplikasi ini membantu pemkot untuk bisa bekerja efektif dan efisien dalam bekerja mulai dari tata usaha dan pelaporan barang milik daerah,” pungkasnya.

Nadia

Leave A Reply