Alasan Jarum Jam Berputar ke Kanan

0

Bintaronline.id – Jam merupakan alat penunjuk waktu yang biasa kita gunakan sehari-hari. Dengan adanya benda ini, kehidupan kita mulai dari kerja, sekolah, hingga makan pun diatur dengan waktu.

Namun, tahukah Anda mengapa arah jarum jam berputar ke kanan bukan ke kiri?

Ternyata arah jarum jam pertama kali ditentukan dari Jam Matahari. Jam tertua di dunia ini pada saat itu dibuat untuk mengetahui waktu dengan berpatokan pada perubahan posisi panjang bayangan tongkat yang ditanam di permukaan tanah.

Seperti dilansir laman National Georaphic Indonesia, metode ini sudah digunakan sejak 2000 SM sampai jam mesin dibuat pada abad 17 sebagai cara yang tepat untuk mengetahui waktu.

Di bagian utara bumi, matahari terbit dari timur melewati selatan dan terbenam di barat atau sebelah kiri. Ketika siang hari, ada di utara, sedangkan bayangan di sore hari ada di timur atau sebelah kanan. Dari sinilah arah jarum jam dibuat ke kanan.

Berbanding terbalik dengan bagian utara, pada bagian selatan bumi, seperti di Australia, matahari terbit dari timur melewati utara. Kemudian terbenam di barat, sehingga bayangan ada di sisi selatan. Hal ini menyebabkan pergerakan Jam Matahari bergerak ke kiri. Sehingga pada saat siang hari, bayangannya ke arah selatan.

Lalu mengapa arah jarum jam tetap dipilih ke kanan bukan ke kiri seperti Jam Matahari bagian selatan bumi?

Hal ini dibuktikan dengan peradaban Mesir, Mesopotamia, Indus, dan Sungai Kuning yang terletak di bumi bagian utara. Sebagian besar daratan dunia ini berada di bumi bagian utara, hanya sedikit di bagian selatan.

Oleh sebab itu, banyak peradaban lahir di bumi bagian utara. Seandainya saja daratan lebih banyak berada di bagian selatan, mungkin jam yang kita pakai saat ini arah jarumnya berputar ke kiri.

Teks Yudianto

About Author

Leave A Reply