Suka Selfie Ternyata Ciri-ciri Gangguan Mental

0

Bintaronline.id – Mengabadikan sebuah momen memang tidak ada salahnya. Banyak dari kita yang mengabadikan momen menarik dan seru dengan berselfie ria.

Ya, selfie saat ini sudah menjadi tren yang tidak bisa dipisahkan. Apalagi dengan kemajuan terknologi, hanya hitungan detik foto yang kita abadikan bisa tampil di semua media sosial.

Melihat banyaknya perilaku orang yang suka selfie, para peneliti dari Nottingham Trent University dan Thiagarajar School of Management, menginvestigasi istilah ‘selfitis’ dan menemukan enam faktor penyebabnya seperti yang diberitakan National Geographic Indonesia.

Mereka yang suka selfie atau mengidap ‘selfitis’, umumnya berusaha untuk meningkatkan kepercayaan diri, mencari perhatian, memperbaiki mood, membuat kenangan, menyatu dengan kelompok sosialnya, dan bersikap kompetitif.

Hal ini membuat para peneliti mengembangkan ‘skala perilaku selfitis’ untuk mengukur seberapa buruk seseorang mengidap gangguan mental tersebut, dengan skala nilai satu hingga 100, dibuat berdasarkan focus grup dari 200 orang di India.

Alasan pemilihan Negara Barata itu karena India memiliki pengguna Facebook dan jumlah kematian akibat selfie yang tinggi. Penelitian dilakukan dengan mengisi dan memberikan nilai pada kuesioner seperti apakah mereka merasa lebih baik, percaya diri, mendapat perhatian dari orang banyak, dan merasa diterima oleh kelompoknya saat melakukan swafoto.

Hasilnya, menurut Profesor Mark Griffiths, ahli perilaku kecanduan dari Nottingham Trent University, ‘selfitis’ termasuk gangguan mental.

“Kami mengonfirmasi bahwa ‘selfitis’ termasuk gangguan mental. Dan ‘skala perilaku selfitis’ dibuat agar kita bisa menyadari ciri-cirinya,” ujarnya.

Setelah penelitian ini, Mark berharap ke depannya ada studi lanjutan untuk lebih memahami bagaimana seseorang bisa mengalami ‘selfitis’, serta cara mencegahnya.

Teks Yudianto

About Author

Leave A Reply