Kue Tradisional Ini Tetap Eksis Hingga Sekarang

0
Bintaronline.id – Di tengah banyaknya makanan negara lain yang masuk ke Indonesia, membuat beberapa makanan tradisional nusantara mulai ditinggalkan peminat.

Beberapa tahun belakangan makanan seperti shabu-shabu, tomyam, sushi, kimchi, pizza, dan ramen kian populer di Indonesia.

Namun, menjamurnya masakan luar negeri tak membuat makanan tradisional hilang begitu saja. Justru saat ini banyak makanan khas Indonesia, seperti kue tradisional yang muncul kembali dengan kreasi dan tambahan toping kekinian.

Kue Cubit

Kue cubit merupakan jajanan yang dahulunya sering kita temui di sekoah-sekolah. Makanan yang terbuat dari tepung terigu dan campuran susu ini kini telah berkembang menjadi menu santap kekinian.

Dengan tambahan toping ceres, cheddar, nutella, oreo, kitkat, greentea, kinder bueno, atau ovomaltine, kue cubit kini mulai kembali lagi popularitasnya.

Surabi

Surabi memiliki rupa seperti pancake tetapi hanya dimasak satu sisi saja. Kue ini terbuat dari tepung beras dan santan. Jika dahulu hanya memiliki pilihan rasa gula merah dan original. Saat ini sudah berkembang loh. Topingnya sudah bermacam-macam seperti duren, oreo, kitkat, greentea, ovomaltine, dan masih banyak lagi.

Martabak

Sama halnya dengan kue cubit dan surabi, martabak saat ini juga semakin populer dan bisa dibilang ‘gak ada matinya’. Baik martabak manis atau telor. Yang membuat berbeda martabak jaman dulu dengan sekarang adalah ukuran, warna, dan topingnya. Martabak manis yang umumnya berwarna cokelat matang, sekarang bisa kalian temukan dengan warna hitam, hijau, pink, atau merah.

Soal pilihan toping, rata-rata hampir sama dengan dengan kue cubit, ada ceres, cheddar, nutella, oreo, kitkat, greentea, kinder bueno, ovomaltine, kacang, dan keju.

Meskipun tidak bisa kita pungkiri bahwa makanan dari negara lain bisa membuat ketagihan, namun makanan tradisional khas Indonesia tetap lebih enak, apalagi ditambah dengan toping kekinian, ya, guys.

Teks Yudianto

About Author

Leave A Reply