Kaus Kaki Bagaimana Sejarah Keberadaannya?

0

Bintaronline.id – Hujan yang terus menerus membuat udara terasa dingin. Kaus kaki sangat berguna untuk melindungi tubuh dari hawa dingin, selain manfaatnya sebagai pelindung kaki sebelum menggunakan sepatu dan tren fashion.

Kaus kaki telah menjadi kebutuhan kita. Namun, tahukah Anda bagaimana sejarah kaus kaki?

Ternyata kaus kaki sudah ada sejak lama. Bahkan berasal dari abad 8 SM, walau tentunya bentuknya tidak sama dengan bentuk kaus kaki sekarang.

Dulu kaus kaki dibuat dari kulit binatang dan digunakan dengan cara melilitkannya pada bagian kaki. Mereka menggunakan seutas tali untuk mengikatnya pada pergelangan kaki. Pada masa itu kaos kaki lebih banyak dipakai sebagai pelindung sekaligus penghangat kaki dari udara dingin maupun panas.

Orang Yunani dan Romawi menyebut kaus kaki dengan “Soccus”,  Inggris Tua “Sock”, dan  Inggris Tengah “Socke”.  Bahasa itu berasal dari Bahasa Yunani Kuno  yang berarti Sepatu Fragia.

Sejak saat itu popularitas kaos kaki di daratan Eropa semakin berkembang. Proses pembuatannya masih sangat sulit. Sampai abad ke-10 hanya orang kaya dan bangsawan saja yang menggunakan kaos kaki.

Tahun 1490-an, celana pendek dan kaos kaki muncul sebagai ‘pasangan’.
keduanya kemudian muncul sebagai celana panjang ketat.
dibikin dari sutera yang berwarna, wool maupun beludru.
Memasuki abad ke-15 mulailah bermunculan rumah rajut di Perancis maupun Skotlandia yang memproduksi kaos kaki berbahan sutra berwarna, wool hingga belundru.

Pada tahun 1589, William Lee menciptakan mesin pembuat kaos kaki pertama di dunia. Ia menciptakan mesin ini karena melihat istrinya terlalu banyak menghabiskan waktu dalam membuat kaos kaki.

Bahan baku kaus kaki pun berkembang pula terbuat dari berbagai macam bahan. Namun, mulanya Nylon adalah bahan yang paling banyak digunakan. Bahan sintetik ini ditemukan pada tahun 1937, dan mulai diperkenalkan pertama kali di New York, kedua huruf awal Nylon, “NY” merupakan singkatan dari kota New York.

Kaus kaki pun semakin berkembang seiring dengan meningkatkan permintaan. Kini kita bisa melihat aneka ragam kaus kaki, baik corak, warna, serta bahannya.

Teks: erin

About Author

Leave A Reply