Makna Tradisi Pemberian Angpao di Tahun Baru Imlek

0

Bintaronline.id – Setiap perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek semua orang tentu berharap mendapatkan angpao. Angpao sendiri adalah bungkusan amplop berwarna merah yang berisikan uang.

Pemberian angpao ini biasanya terjadi ketika perayaan Tahun Baru Imlek dan sudah menjadi sebuah tradisi sekaligus budaya bagi masyarakat Tionghoa.

Pemilihan warna merah pada amplop angpao memiliki arti kebaikan dan kesejahteraan. Selain itu, warna merah bagi masyarakat Tionghoa menunjukkan kegembiraan, semangat yang pada akhirnya akan membawa nasib baik.

Tidak hanya perayaan Imlek saja, pemberian angpao juga sering muncul di beberapa perhelatan penting seperti pesta pernikahan, hari ulang tahun, syukuran rumah baru, dan lain-lain.

Istilah angpao pada tahun baru Imlek ini adalah “Ya Sui“. Ya Sui artinya hadiah yang diberikan untuk anak-anak berkaitan dengan pertambahan umur atau pergantian tahun.

Pada jaman dulu, angpao sebenarnya bukanlah amplop yang berisikan uang, melainkan berupa manisan dan makanan. Namun, seiring perkembangan jaman, orang tua merasa lebih mudah memberikan uang kepada anak-anak supaya memutuskan hadiah apa yang akan mereka beli.

Tradisi memberikan uang sebagai hadiah Ya Sui ini muncul sekitar jaman Ming dan Qing. Saat itu makna pemberian uang dimaksud agar anak-anak menggunakan uang untuk membeli petasan dan manisan. Secara tidak langsung, tindakan ini juga meningkatkan peredaran uang dan perputaran roda ekonomi di Tiongkok pada jaman tersebut.

Hingga sekarang tradisi pemberian angpao menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Karena selain kegembiraan, tradisi ini juga seakan menambah keharmonisan sekaligus berbagi rezeki kepada orang-orang di sekitar.

Teks Yudianto

About Author

Leave A Reply